naga303 link Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,naga303 link Samarinda, Sabtu malam. Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun. Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo. "Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares. Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri. Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang. Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC. "Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares. "Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya. Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
- 最近发表
-
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- 随机阅读
-
- Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- Prabowo sebut sikap non
- Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- 搜索
-
- 友情链接